Total Tayangan Halaman

Rabu, 22 Mei 2013

Manusia Hebat

Tak ada yang mampu setulus dirimu,
sayang,
cinta,
sabar,
ikhlas,
semua bahasa kasihmu
tak ada yang mampu,,,

Tak serupa yang lain,
tulus terasa,

Seandainya kau bertanya padaku,
aku ingin menjadi seperti apa?
sungguh akan kujawab "saya sangat ingin sepertimu,"
seseorang yang mengajarkanku segala hal tentang hidup,
guru terbaikku,
motivator terbaikku,


Mama,
aku mencintaimu Ma,
aku mencintaimu karena Allah,

sangat2 mencintaimu
lebih dari yang bisa aku tunjukkan padamu selama ini ....

>> Ya Allah ampunkanlah dosaku, dosa kedua orang tuaku, dan sayangilah mereka LEBIH dari sayangnya mereka ketika aku kecil dulu ... Aamiin 






Rabu, 17 April 2013

2007 Awal Dunia Arsitektur kita ...

2007 angka awal kebersamaan itu,
saat qt mulai bersama banyak hal baru,
berkeliaran dengan ide2 mentah qt,
mencoba menapaki jalan,
yang kata orang-orang,
dilalui juga oleh mereka2 yang akhirnya kini disebut orang sukses....

Dulu saya tidak begitu mengerti muara semua yang kita lalui,
yang kutau hanyalah,
ini dunia dimana orang-orang yang senang menggambar,
memiliki banyak ide, orang yang punya bakat seni,
meskipun tidak sedikit juga yang merasa salah alamat,

Sayapun berharap,
pilihanku ini bisa berbicara kelak,
bercerita kepada orang yang tidak mengerti dengan jalan yang kupilih,
jalan yang tidak begitu populer,
tapi  yakinku tetap saja tidak bergeser,
tidak perlu menjadi seperti kebanyakan orang untuk disebut sukses,
karena untukku sukses tidak seribet itu,
saya hanya ingin,
apa yang aku senangilah yang menjadi pekerjaanku kelak ,

Terima Kasih karena Engkau telah mendesain perjalananku,
hingga langkahku masuk ke dunia ini
Dunia yang begitu indah,
Dunia Arsitektur...





Selasa, 16 April 2013



Rasaku untukmu,
bukan karena sesuatu yg membungkus dirimu...

Ia rasa yang sederhana,
tapi abadi disana,
di hati kecilku...

Salam rinduku untukmu,
kekasih jiwaku,
suamiku,
calon pasangan akhiratku kelak,



Aamiin...



Rabu, 27 Maret 2013

Diam..
bukan karena tak ingin,
bukan karena kehabisan kata,
tapi
karena terlalu banyak,
karena terlampau sulit berucap,
hingga tidak ada satupun
yang sanggup dikatakan

Diam,
selalu menjadi bahasa pilihan